Visi dan Misi Pemuda Rayon VII


VISI dan Misi merupakan hal yang lazim dalam suatu organisasi dan suatu kepemimpinan. saat kampanye pemilu atau pilkada kita sering mendengar akan hal itu. bagaimanapun visi dan misi penting sekali dalam pelayanan kekristenan.  termasuk dalam persekutuan yang kecil seperti Rayon VII Jemaat Pniel Oebobo.

I.      Pengertian

Visi merupakan terjemahan dari kata vision yang berarti penglihatan. bagi kekristenan Visi memiliki arti yang sangat dalam termasuk dalam pernyataan Allah bagi pribadi yang menerima visi tersebut.

VISI adalah penglihatan akan masa depan yang dinyatakan Allah kepada seseorang yang menimbulkan beban dan rasa tanggung jawab serta kerelaan untuk berkorban.

visi merupakan suatu mimpi atau angan-angan seperti Martin Luther Jr. menyampaikan pidato “I Have a Dream” merupakan visi yang kuat dalam rasialisme kulit hitam pada masa itu. bagaimana dengan misi. sederhananya

MISI adalah action atau tindakan untuk mewujudkan visi.

teladan visi dan misi yang kuat ada dalam Nabi Nehemia (Neh 1,2) dan Rasul Paulus (Kis 26) yang mengerti dengan jelas apa mau Tuhan dalam hidup mereka dan sikap mereka untuk mewujudkan visi tersebut.

II.     Visi pelayanan Pemuda Rayon VII JPO

Apa harapan kita untuk melayani melayani pemuda? itu menjadi pertanyaan bagi setiap orang yang memberikan diri melayani pemuda. Menyenangkan Tuhan, Panggilan Pelayanan, Melayani Tuhan, dsb merupakan sebagian jawaban yang akan kita terima. banyak juga motivasi-motivasi pelayanan yang sangat kuat. tapi apakah hal itu dapat menggerakan kita mengerjakan pelayanan ini dengan sungguh-sungguh? bagaimana hal itu menggerakan kita melayani pemuda?

Pemuda secara umum dengan rentang umur saat mencari jati diri merupakan bagian yang rentan untuk melakukan apapun untuk mendapatkan citra diri yang diingini. Tekanan-tekanan yang didapatkan pemuda membuat banyak hal yang dilakukan tanpa memikirkan dampak ke depan. tekanan studi, orang tua, pekerjaan, teman-teman termasuk pacar membuat mereka mencari pengalihan-pengalihan yang buruk. Di Kota Kupangpun banyak kita temukan kasus-kasus yang melibatkan pemuda seperti free sex, pornografi, perkosaan, kasus miras, narkoba, pencurian, perkelahian, broken home dan banyak yang lainnya. sikap-sikap, cara hidup dan pola pikir yang buruk dari para pemuda membuat makin hari mereka makin jauh dari Tuhan. hal inipun mengancam pemuda-pemudi Kristen.

Apakah pemuda-pemudi kristen sama sekali tidak melakukan hal tersebut? sulit untuk mengatakan “ya”. karena sekeliling kita tidak memberikan bukti kenihilan hal tersebut. Kecenderungan Berdosa bukan saja milik orang-orang yang jauh dari Tuhan tapi merupakan natur manusia. setiap kita memiliki hal itu. tergantung bagaimana kita mengatasinya. banyak anak-anak Tuhan yang jatuh pada hal-hal yang buruk. bahkan termasuk hal-hal yang sepele. hal-hal yang membuat banyak orang akan terheran itu bisa terjadi karena keaktifan mereka dalam beribadah dan melayani. apakah orang kristen kebal terhadap dosa? TIDAK. apakah mereka bisa bebas dari hukuman? juga TIDAK!!

Firman Tuhan sangat jelas mengatakan bahwa dosa membawa akibat hukuman Tuhan:

  •  Sungguh, dosa pemberontakan kami banyak di hadapan-Mu dan dosa kami bersaksi melawan kami; sungguh, kami menyadari pemberontakan kami dan kami mengenal kejahatan kami (Yes 59:12)
  • Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rm 3:23)
  • Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.(5:12)
  • Sebab upah dosa ialah maut (6:23a)

dengan hukuman itu apakah Allah tinggal diam? Allah mengasihi manusia dan Dia mau kita diselamatkan:

  • Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)
  • Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat (II ptr 3:9)

Kasih Tuhan sangat kuat. kematian Kristus menunjukan kasih yang besar itu. saat Yesus naik ke surga, Ia memanggil murid-muridNYa yang percaya untuk menceritakan akan kasihNya sehingga setiap orang yang mendengarnya dapat berbalik dari dosa-dosanya.

  • Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat 28:18-20)

begitu juga nasihat paulus pada muridnya Timotius:

  • Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain (2 Tim 2:2)

siapakah “mereka” itu. pemuda? mengapa pemuda? mengapa pemuda penting sekali untuk dilayani. orang paling berhikmat mengatakan bahwa pemuda yang dididik dengan baik akan menghasilkan seorang yang kuat hingga masa tuanya.

  • Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. (Ams 22:6)

dididik seperti apa? apa tujuan Allah bagi pelayanan?

  • sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allahkedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala (Ef 4:13-15)
  • Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamumempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Rm 12:1-2)

bayangkanlah bila 20-30 tahun kemudian. pemuda-pemuda tersebut akan berkeluarga, bekerja, berpolitik, melayani di gereja, dll. orang-orang yang dilayani dan  hidup bergaul dengan Allah akan menunjukan perbedaan dengan lainnya.

saya kutip hasil riset yang menarik:

Ada hasil [riset] yang dilakukan dengan teliti tentang sejarah satu keluarga yang dikenal dengan nama Jukes, dan ini menarik perhatian seperti suatu catatan panjang tentang kemiskinan dan berbagai perbuatan yang memalukan [perbuatan memalukan dan kejahatan], kebebalan dan sakit, prostitusi dan mabuk-mabukan. Total 1,200 keturunan diusut dari sini… dari keluarga ini. Ada 400 dari mereka yang secara fisikal merusak diri sendiri. 310 berprofesi sebagai pengemis. 130 dihukum sebagai kriminal. 60 memiliki kebiasaan mencuri… dan 7 sebagai pembunuh, keseluruhan dari 1,200 [keturunan Jukes] hanya 20 orang yang pernah belajar berdagang, dan separuh dari mereka belajar berdagang pada waktu di penjara (Dr. A. T. Pierson, “The Jukes Family,” quoted in Paul Lee Tan, Encyclopedia of 7,700 Illustrations, Assurance Publishers, 1979, hal. 961).

Keluarga Amerika yang kedua adalah keluarga Jonathan Edwards, seorang pengkhotbah dan teolog besar dari Kebangunan Rohani Pertama, yang adalah anak dari orang tua yang saleh. Ia adalah putra seorang pendeta yang saleh, dan sebelum dia, ayah dari ibunya, Dr. Solomon Stoddard, juga adalah seorang pendeta. Edwards menjadi pendeta pembantu di gereja Dr. Stoddard selama dua tahun sebelum orang tua itu meninggal dunia, dan kemudian ia menggantikan kakeknya itu sebagai pendeta di gereja itu ketika kakeknya meninggal. Ketika kita mengusut sejarah keturunan Jonathan Edwards kita menemukan bahwa 400 dari mereka adalah orang-orang Kristen yang luar biasa. Keturunan Edwards termasuk 14 orang president atau rektor perguruan tinggi dan 100 professor. 100 keturunan yang lain menjadi pelayan Injil, misionaris dan dosen teologia. Lebih dari 100 dari keturunannya menjadi pengacara dan hakim. Juga, di antara keturunan Jonathan Edwards 60 orang menjadi dokter, dan 60 orang lainnya menjadi penulis terkenal, atau para editor majalah terkenal.Sesungguhnya, hampir setiap industri penting telah dimulai oleh satu atau lebih dari keturunan Jonathan Edwards (diringkas dari Paul Lee Tan, Th.D., Encyclopedia of 7,700 Illustrations, Assurance Publishers, 1979, hal. 962).

kita mungkin tidak bisa melihat hasilnya saat ini. tapi pelayanan yang baik akan menghasilkan buah dan dapat dinikmati setiap orang dalam berbagai generasi.

Apa yang kita harapkan dalam pelayan pemuda rayon VII?? apa visi pelayanan pemuda rayon VII? Visi Pemuda Rayon VII tentu tidak terlepas dengan Visi Jemaat GMIT Pniel Oebobo: Menjadi Jemaat yang Misioner oleh Pertolongan Tuhan. Misioner berarti memahami dirinya sebagai satu keluarga dalam Kristus, saling membangun dan bertumbuh serta hidup bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk dunia.

VISI Pemuda Rayon VII adalah: “Pemuda menjadi berkat (garam dan terang) didalam keluarga, gereja, sekolah/kampus/tempat kerja, masyarakat, dan bangsa.”

Ini merupakan mimpi/harapan/tujuan kita untuk setiap pemuda yang kita layani. Menjadi garamberarti mengawetkan dan memberi rasa/perbedaan pada dunia yang makin rusak ini. menjadi terangberarti menjadi teladan dalam setiap perbuatan baik berdasarkan panggilan Allah pada keluarga sebagai kelompok terdekat dan terkecil. Pada gereja sebagai wadah pelayanan kita. Kepada sekolah,/kampus/tempat kerja dimana kita berada, kepada masyarakat disekeliling kita. Dan kepada negara kita.

III.    Misi pelayanan Pemuda Rayon VII 

Untuk mewujudkan Visi Pemuda, maka ada perlu ada tindakan/misi. Misi pemuda sesuai dengan misi Jemaat Pniel Oebobo.

  1. Misi Persekutuan (Koinonia). Persekutuan dilakukan kepada pemuda agar mereka menerima dan bertumbuh mengenal Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya pribadi serta saling menguatkan, membangun, menegur dan mengingatkan dalam komunitas orang percaya. Persekutuan juga meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan karakter dalam relasi antar sesama. Persekutuan berupa ibadah mingguan, retreat, kamp, ibadah padang, kelompok diskusi, interest group, group facebook, dll
  2. Misi Kesaksian dan Pengajaran (Marturia). Kesaksian dan Pengajaran bagi para pemuda berupa penyampaian kebenaran firman Tuhan, baik dalam ibadah maupun berkelompok (PA, diskusi, pembinaan, dll). Kesaksian juga mempersiapakan pemuda untuk memasuki dunia yang lebih kompleks (mahasiswa atau bekerja) dan melayani di berbagai bidang pelayanan sesuai dengan penggilannya dalam misi dunia.
  3. Misi Pelayanan Kasih (Diakonia). Diakonia dilakukan kepada pemuda sebagai bentuk pelayanan/perhatian sebagai keluarga Allah. Pelayanan kasih berupa perkunjungan dan bantuan (sakit, kedukaan, dll), dalam sukacita (HUT, wisuda, dll), penyaluran beasiswa/bantuan diakonia dari gereja dan menyediakan konselor/pendamping doa (kakak asuh).
  4. Misi Tata Ibadah (Liturgia). Pelayanan ibadah merupakan wadah bagi panggilan pelayanan bagi setiap pemuda. Ibadah perlu dipersiapkan dengan baik, termasuk pelibatan pemuda untukmelayani Tuhan. Pembagian tugas pelayanan (MC, pemberita firman, gitaris, dll), tempat ibadah dan variasi liturgi serta acara.
  5. Penatalayanan (Oikonomia). Pelayanan yang baik didukung oleh organisiasi, sumber daya manusia, dana dan sarana. Penguatan organisasi dalam pembentukan badan pengurus/panitia, penataan admninistrasi dan pelaporan, perencanaan dan evaluasi pelayanan, kemampuan mencukupi kebutuhan pelayanan melalui pencarian dana dan peningkatan kemampuan memberi serta kecukupan sarana ibadah (gitar, dll).

Untuk mengerjakan misi ini maka dibentuklah BP Pemuda Rayon VII dengan perincian tugas-tugas sesuai dengan misi tersebut.

IV.    Penutup

Visi tanpa Misi adalah seorang pemimpi. Dia hanya punya angan-angan yang ideal tapi tidak melakukan apapun. sedangkan Misi tanpa Visi adalah seorang aktivis/kuli. hanya melakukan aktifitas tapi tidak tahu apa tujuan akhir dari aktifitasnya itu.

Misi demi Visi serta Visi di dalam Misi adalah Misioner Sejati. seorang yang misioner memiliki sasaran yang jelas dan tahu strategi yang tepat untuk mencapai sasaran itu. Setiap langkah dan perencanaan disiapkan dengan baik untuk tujuan akhir yang jelas.

Visi Pemuda Rayon VII adalan suatu Visi yang besar dan mulia. Dari semua pemuda rayon VII hanya sedikit orang yang Tuhan berikan visi/penglihatan ini. Kerjakan itu dengan sungguh sebab Itu adalah anugrah. Selamat Melayani. GBU

Tentang yc7jpo

Persekutuan pemuda Rayon VII Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Tempat untuk bertemu sebagai saudara dalam belajar bertumbuh makin seperti Kristus Tuhan kita serta berkarya menjadi garam dan terang dimana kita berada.
Tulisan ini dipublikasikan di Visi Misi dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Visi dan Misi Pemuda Rayon VII

  1. arto berkata:

    ikut kopas yah?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s